Ketika partikel Tuhan justru mengancam keberadaan manusia

shares |

Ketika partikel Tuhan justru mengancam keberadaan manusia - Penemuan partikel subatomik yang dikenal juga dengan partikel Higgs-boson sepertinya malah membawa bencana bagi kita. Para ilmuwan memperkirakan bahwa partikel ini bisa menyebabkan kiamat bagi umat manusia.

Seperti yang dilansir oleh FOX (19/2), massa dari partikel yang tersimpan di akselerator partikel terbesar dunia, Large Hadron Collider (LHC), di Jenewa, Swiss merupakan kunci dalam perhitungan masa depan.

"Dalam perhitungan ini diketahui bahwa dalam 10 miliar tahun dari sekarang bisa saja terjadi sebuah bencana besar. Mungkin saja dunia yang kita tinggali ini tidak stabil dan dalam miliaran tahun tersebut kehidupan tersebut akan tersapu bersih semuanya," kata Joseph Lykken, fisikawan dari Fermi National Accelerator Laboratory.

Partikel Higgs-boson atau yang dikenal juga dengan partikel Tuhan sendiri merupakan manifestasi dari suatu medan energi yang berada di alam semesta. Dari sinilah diduga bahwa sebuah partikel juga memiliki massa. Untuk menemukan bukti tersebut, para ilmuwan bekerja hampir satu dasawarsa lamanya untuk mengonfirmasi kebenarannya.

Akhirnya, pada Juli 2012, para ilmuwan ini berhasil menemukan sebuah partikel yang kelengkapannya persis dengan yang ada di teori Higgs-boson. Penemuan ini tidak hanya menjelaskan bagaimana sebuah partikel mampu menyimpan massa, namun juga memperbolehkan para ilmuwan melakukan kalkulasi berdasarkan partikel ini.

Sebagai contoh, sebuah partikel baru memiliki massa 126 miliar elektron volt, atau 126 kali beratnya jika dibandingkan dengan massa proton. Jika partikel tersebut benar-benar Higgs, maka massanya akan berubah menjadi partikel yang mampu mengubah dunia menjadi tidak stabil. Sehingga, dengan kata lain, partikel tersebut mampu memicu kehancuran dunia.

Related Posts