Beras Basah, Tujuan Wisata Baru di Kota Bontang

shares |

Beras Basah, Tujuan Wisata Baru di Kota Bontang - Diperlukan sekitar 45 menit dengan menggunakan perahu untuk mencapai Pulau Beras Basah dari Pelabuhan Tanjung Laut Bontang. Dengan membayar 400 rb s/d 800 rb kita sudah dapat menyewa perahu yang mengantar jemput kita menuju ke “Beras Basah”. Tidak terlalu mahal jika kita pergi rombongan dan kenikmatan yang kita dapatkan berupa hamparan pasir pantai dan air laut yang jernih di Pulau tersebut. Melihat Pulau ini saat terlihat dari jauh di atas perahu, mengingatkan pulau tempat pembuangan Kapten Jack Sparrow di film The Pirates of Carribean. Perkiraanku luas Pulau Beras Basah tidah lebih dari 5 ha.


Hamparan pasir pantainya dan kejernihan air lautnya sungguh menggoda hasrat untuk berlama-lama berada di Pulau ini. Sayang saat ini belum tersedia sarana yang memadai di Pulau ini sebagai tempat wisata. Baru pada Bulan Oktober 2012, Pemkot Bontang mengalokasikan dana sekitar 1 milyar untuk membangun sarana di Pulau ini agar kenyamanan pengunjung terjamin. Sekalipun begitu, Pulau ini sudah banyak pengunjungnya di hari libur utamanya di hari-hari libur besar seperti akhir tahun. Bagi pengunjung yang ingin menikmati sunrise dan sunset harus bermalam dan tentu harus membawa tenda karena tidak ada cottage maupun rumah penduduk di Pulau ini. Saat ini hanya tersedia 1 rumah milik PT. Badak yang dihuni oleh penjaga mercusuar .
Perahu, transportasi menuju Beras Basah

Beras Basah

Saya masih ingat,waktu itu hari Minggu pagi,Mbak Tina dan beberapa orang Ibu mengajak saya menuju pelabuhan PT Badak NGL untuk menuju Dusun Wisata Karamba Selangan dan Pulau Beras Basah dengan menggunakan speedboat.Karena semuanya sudah disiapkan oleh Mbak Tina dan suaminya maka kami hanya tinggal berangkat saja.Namun untuk informasi,jika ingin menuju Pulau tersebut kita dapat juga menyewa kapal yang ada di sekitar Bontang Kuala atau Tanjung Laut dengan tarif bervariasi,antara Rp.300.000,- sampai Rp.400.000,-.Kapal dapat menampung sekitar 10 orang.

Sumber : Opini Kaltim

Related Posts