Sabtu, 08 Juni 2013

Tips Memilih dan Memesan Paket Wisata Online

Tips Memilih dan Memesan Paket Wisata Online - Sudah banyak paket wisata dijual secara online. Tak sedikit juga traveler yang membelinya, karena kebanyakan harga yang ditawarkan lebih murah. Tapi sebelum memesannya, inilah 4 hal yang harus Anda perhatikan baik-baik!

Paket wisata yang dijual secara online sudah menjamur di internet. Pilihan paket wisatanya pun beragam, terserah Anda mau memilih yang mana. Selain itu, kebanyakan paket wisata via online menawarkan harga yang sangat murah.

Akan tetapi, rupanya Anda harus berhati-hati dalam memesan paket wisata via online. Hal ini pun diutarakan oleh Wakil Ketua ASITA (Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies), Rudiana. Menurutnya, sudah banyak traveler yang tertipu ketika membeli paket wisata secara online.

Dalam perbincangan Rudiana dengan detikTravel, Selasa (4/6/2013), ini 4 hal penting yang harus diperhatikan sebelum pesan paket wisata via online:

1. Cek kebenaran situs yang menjual paket wisata online

Hal paling utama sebelum memesan paket wisata via online adalah mencari kebenaran perusahaan yang menjualnya. Anda harus benar-benar tahu, apa nama perusahaan dan kontak perusahannya, sebelum mencapai kata sepakat untuk membeli paket wisata yang ditawarkan.

"Paling pertama, pastikan perusahannya itu ada," tegas Rudiana.

Rudiana menambahkan, traveler yang mau pesan paket wisata via online harus benar-benar tahu kepada siapa dia memesan. Jika ternyata ditipu, traveler pasti kebingungan mau menyalahkan siapa.

"Harus benar-benar kroscek! Cari tahu nomor telepon dan alamat perusahannya sampai dapat," papar Rudiana.

2. Hati-hati dengan harga murah

"Tiket murah dan tur murah, itu Anda harus hati-hati," ujar Rudiana mengingatkan.

Harga murah adalah hal yang biasa ditemui jika Anda memesan paket wisata secara online. Banyak traveler yang bilang, harganya lebih murah dari yang dijual oleh travel agent. Tapi nyatanya, Rudiana tidak berpendapat demikian.

"Jangan percaya kalau ada paket murah, pasti itu ada sesuatu. Coba Anda cek dan hitung dulu, wajar tidak harganya sama dengan paket yang dia jual," papar Rudiana.

Rudiana menambahkan, banyak traveler yang tertipu paket wisata online gara-gara harga yang murah. Mereka gampang tergiur dan dengan mudah transfer uang begitu saja.

"Memang sih kelihatan murah, tapi nanti ujung-ujungnya bisa-bisa minta ditransfer lagi," kata Rudiana.

3. Lihat syarat dan ketentuan


Setelah melihat harga murah, hal lainnya yang harus Anda perhatikan adalah syarat dan ketentuan. Ini justru yang sering dilupakan traveler saat memesan paket wisata via online.

"Syarat dan ketentuan itu biasanya tulisannya kecil-kecil, tapi coba dibaca dulu," ujar Rudiana.

Rudiana berujar, syarat dan ketentuan tiap paket wisata pasti berbeda-beda. Dengan membacanya, traveler bisa tahu lebih jelas dan detil mengenai paket yang ditawarkan.

"Misalnya begini, ada ketentuan paket wisata ini tidak berlaku saat weekend atau hari libur. Nah, kalau begitu berarti Anda hanya bisa pergi saat hari kerja saja," kata Rudiana.

4. Jangan pernah transfer uang kalau belum jelas

"Ada banyak yang mengadu pada kami (ASITA) terhadap penipuan paket wisata online," kata Rudiana.

Rudiana benar-benar menekankan, Anda dilarang mentransfer uang sebelum tahu tentang perusahaan yang menjual paket wisata via online tersebut. Banyak traveler yang sudah merasakan pengalaman pahit ini. Semurah-murahnya harga, jangan pernah mentransfer uang kalau Anda belum yakin mengenai perusahannya.

"Lihat juga sistem pembayaran, apakah full atau DP (down payment-red). Serta, jangan transfer uang kalau belum jelas," imbuh Rudiana

Rudiana berharap, traveler makin jeli untuk memesan paket wisata yang dijual via online. Pastikan kebenaran perusahannya, lihat harga yang ditawarkan, dan cari rekomendasi tentang situs tersebut dari traveler lain.
`
"Banyak paket wisata online abal-abal dan banyak juga yang benar adanya. Tugas ASITA hanya bisa mengingatkan seperti ini," tutup Rudiana.

Sumber

Previous
Next Post »

Post Comment

 
loading...