5 Kesalahan Signature Email

shares |

5 Kesalahan Signature Email - Berkirim email adalah kegiatan umum yang dilakukan pekerja. Entah kepada kolega, atasan atau relasi di luar kantor.

Hal pertama yang memberi kesan baik pada email kita adalah subjek email. Ia akan menentukan, apakah email kita akan dibaca atau langsung dihapus. Menurut ahli citra personal dari Cassera Communications, Melissa Cassera, setelah subjek email, kesempatan kita menampilkan kesan baik adalah pada kolom tanda tangan di akhir email.

"Saya melihat tanda tangan email sebagai kesempatan tambahan untuk bersinar dengan cara yang menyenangkan," kata Melissa, seperti dinukil dari Fast Company, Selasa (28/1/2014).

Hal tersebut diamini direktur pengembangan pasar Constant Contact, Ron Cates. Menurutnya, tanda tangan email sangat penting.

"Ia merupakan kesempatan besar dalam pemasaran, tetapi sangat ringkas. Jika ia disalahgunakan, maka ia akan menjadi bumerang," ujar Ron.

Melissa dan Ron menjelaskan, cara terbaik untuk mengoptimalkan tanda tangan email adalah dengan menghindari salah satu dari lima kesalahan umum ini:

1. Menampilkan semua kontak
Mencantumkan semua nomor telepon, alamat email, website dan akun media sosial yang Anda miliki adalah sebuah kesalahan. Selain itu, menampilkan semua informasi kontak juga menunjukkan tanda keputusasaan. Di sisi lain, ia membingungkan penerima email. Lebih baik, tuliskan satu atau dua cara paling efektif untuk menghubungi Anda.

2. Menggunakan gambar
Beberapa provider email atau perangkat elektronik memiliki pengaturan tetap yang memblokade semua gambar di dalam email. Jika tanda tangan email Anda menggunakan gambar yang berisi nama, jabatan dan logo, informasi tersebut mungkin tidak akan terbaca penerima email.

Jika Anda ingin menggunakan gambar, selalu gunakan teks di belakang gambar tersebut sehingga penerima pesan tidak hanya melihat kotak kosong. "Buruk sekali melihat email dengan tanda tangan yang tidak terbaca," ujar Ron.

3. Tidak dirancang untuk layar kecil
Sebagian besar penerima email membaca pesan mereka di perangkat mobile. Ini berarti, tanda tangan email Anda harus dapat terlihat di layar kecil.

Tipsnya, pastikan semua link yang Anda sertakan dapat dengan mudah diklik jempol. Yup, jempol adalah mouse baru di era mobile. Nah, jika penerima pesan kesulitan menempatkan jempol mereka di link yang Anda sertakan, maka email Anda akan dihapus.

Selain itu, gunakan font tegak dengan ukuran 11-14. Ini karena kecepatan membaca seseorang lebih lambat jika mereka menggunakan perangkat mobile. Kuncinya, selalu kedepankan kegunaan ketimbang desain.

4. Informasi tidak relevan
Jika Anda memiliki blog atau bisnis sampingan, Anda mungkin ingin menambah jumlah pembaca. Menambahkan link website pribadi di tanda tangan email kantor pun tampaknya menjadi ide bagus. Tetapi, pastikan konten situs tersebut relevan dengan penerima email Anda.

5. Tanda pamit "basi"
Penutup email tradisional seperti "Sincerely," "Best Regards," "Hormat Saya," dan “Salam,” memang bagus dan memenuhi ketentuan umum etika bisnis, tetapi ucapan tersebut tidak akan membuat Anda diperhatikan. Sebaiknya, masukkan kepribadian Anda dalam tanda tangan email. Gunakan hal tersebut untuk mengakhiri email Anda dalam cara yang mengejutkan.

Related Posts