Sisihkan 20 Persen Pendapatan untuk Investasi

shares |

Sisihkan 20 Persen Pendapatan untuk Investasi - Dalam berinvestasi sebenarnya tidak terlalu membutuhkan kepintaran, waktu, dan energi yang besar. Dengan kata lain, siapapun bisa memelajari dan memraktekkannya di mana saja dalam waktu singkat.

Di sisi lain, dengan berinvestasi saham atau reksadana, Anda akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dan berkesinambungan.

Banyak orang awam berpikir, menginvestasikan uang tunai di bank lebih menjanjikan karena bisa memanfaatkan bunga bank dan lebih aman. Namun, jika Anda telaah, sebenarnya bunga bank itu tidak bisa Anda nikmati karena adanya inflasi. Harusnya ada keseimbangan dari investasi yang Anda punya dengan inflasi.

Nah, sekarang bagaimana caranya memulai menginvestasikan pendapatan Anda dengan benar?

Beberapa hal yang harus Anda lakukan adalah:

1. Hitung total pendapatan bulanan.
2. Hitung pengeluaran harian dan bulanan. Ini sudah termasuk tabungan utama, cicilan rumah, mobil, keperluan sehari-hari, asuransi kesehatan atau pendidikan, biaya listrik dan telepon, dan lain sebagainya.
3. Lalu, alokasikan sisanya (pendapatan dikurangi pengeluaran) untuk investasi.

"Bagusnya 20 persen dari income. Kalau sudah, mulai bisa terus ditingkatkan investasinya. Misal dari Rp 1 juta per bulan, naik bulan berikutnya jadi Rp 2 juta. Yang penting disiplin," jelas Irwanti, Manajer Portfolio Ekuitas Schroders Indonesia seperti dilansir Majalah Femina.

Namun sebagai pemula, sebaiknya Anda tidak menginvestasikan uang dalam jumlah besar atau seluruh sisa pendapatan. Mulailah dengan investasi terendah. Setelah itu tingkatkan investasi secara simultan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda.

Intinya, tujuan berinvestasi tentunya adalah untuk mendapatkan keuntungan. Jadi, jangan sampai Anda tidak bisa tidur karena merasa terpaksa harus membayar tagihan investasi. Oleh karenanya, sangat penting jika Anda benar-benar menginvestasikan uang Anda yang berasal dari sisa pendapatan, jelas Irwanti.

Related Posts