Pelabuhan Lhoktuan Siap BerOperasi

shares |

Kesiapan operasional Pelabuhan Lhoktuan, Bontang belum didukung dengan ketersediaan kapal. Pasalnya, hingga pertengahan Mei ini belum ada jadwal pelayaran kapal yang membuka kembali operasional dermaga. Meski begitu, PT Pelindo IV menyatakan, bulan ini ada tiga perusahaan kapal yang meminati pelayaran ke Bontang.

Kepala PT Pelindo IV Cabang Bontang Ikrar Saimun membeberkan, ketiga kapal tersebut adalah Swarna Bahtera dari PT Jembatan Nusantara, Queen Soya dari PT Panca Merak Samudera, dan Prima Vista.

Kapal Queen Soya dikabarkan bakal berlayar 28 Mei. Sementara dari PT Jembatan Nusantara juga bulan ini bakal ke Bontang, menunggu perawatan kapal selesai. Namun, belum ada komunikasi lanjut terkait kejelasan rencana tersebut. “Mereka bilang ingin membuka pelayaran bulan ini. Tapi belum ada kabar lebih lanjut. Kalau kami dari Pelindo sendiri siap mengoperasikan pelabuhan kapan saja,” urainya.

Ditanya rute yang akan dibuka ketiga perusahaan tersebut, Ikrar menyebut semuanya mengambil rute Bontang-Parepare, Sulawesi Selatan. Kata dia, bila ketiga kapal ini mulai berlayar, perusahaan kapal lainnya diperkirakan bakal turut melirik Pelabuhan Lhoktuan dengan membuka rute pelayaran baru.

“Sebenarnya banyak perusahaan pelayaran yang tertarik dengan Pelabuhan Lhoktuan. Tapi ramp door kapal mereka tidak sesuai dengan Pelabuhan Lhoktuan,” terang Ikrar.

Sementara itu, perwakilan PT Jembatan Nusantara Zain Bestari menuturkan, pihaknya memang berencana kembali membuka rute Bontang-Parepare dengan kapal mereka, Swarna Bahtera. Namun, saat ini kapal dalam proses perawatan rutin. Meski begitu, dia mengabarkan bulan ini pihaknya bakal membuka kembali rute yang sempat dinikmati warga Bontang pertengahan 2013 lalu.

Meski memastikan kembali berlayar ke Bontang bulan ini, Zain belum bisa menyebut tanggal pasti perawatan kapal selesai. Pasalnya, dalam perawatan banyak hal bisa terjadi sehingga memungkinkan waktu bertambah. “Saat ini kapal kami tengah dipoles agar dapat berlayar dengan baik,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Bontang Akhmad Suharto membenarkan rencana PT Jembatan Nusantara tersebut. Sebenarnya, pada April lalu PT Jembatan Nusantara telah siap untuk kembali membuka rute di Pelabuhan Lhoktuan. Namun karena kapal masih dalam perawatan, sehingga pelabuhan batal beroperasi April. Dia pun membenarkan kesiapan Pelindo dalam mengoperasikan pelabuhan.

“Pada dasarnya Pelabuhan Lhoktuan siap dioperasikan. Operator atau BUP-nya dipegang oleh Pelindo,” tutur Suharto.

Related Posts