Modus Penipuan SMS Kembali Marak Di Balikkpapan

shares |

Modus Penipuan SMS Kembali Marak Di Balikkpapan
Modus Penipuan SMS Kembali Marak Di Balikkpapan - Penipuan melalui pesan singkat atau SMS dengan dalih mengabarkan keluarga tertimpa masalah makin marak. Isinya tak berbeda dengan yang lain. Si pengirim menginformasikan, ada musibah kecelakaan.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Fajar Setiawan menyatakan, modus SMS penipu itu sudah merebak di masyarakat. Pihaknya belum lama ini sudah menerima informasi tersebut dari masyarakat.

Meski belum ada yang menjadi korban, diharapkan warga jangan mudah percaya kemudian mengirimkan segala bentuk harta benda. “Sudah menyebar, tinggal kewaspadaan. Kalau perlu cek dulu nomor bersangkutan misalnya ada keluarga tertimpa musibah dan memang benar-benar meminta bantuan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, pernah salah seorang warga nyaris mentransfer sejumlah uang ke sebuah nomor yang mengaku ayah si calon korban. Calon korban yang menerima SMS tersebut bernama Anton (46), warga Gunung Bakaran, Balikpapan Selatan.

Beberapa saat setelah menerima SMS, memberi kabar anak keduanya yang kuliah di Bandung masuk rumah sakit karena kecelakaan, ia pun sempat kaget. Namun, sebelum ke mesin anjungan tunai mandiri (ATM), terlebih dahulu menelpon anaknya.

Saat ditelepon, si anak, sedang berada di mal, tidak mengalami kecelakaan. “Saya cek, ternyata tidak benar. Jadi ini pasti penipu. Saya berharap masyarakat jangan percaya kalau menerima SMS seperti tadi,” kata Anton.

Modus penipu lainnya, kata dia, pencatutan nama salah seorang pejabat negara, salah satunya polisi yang dapat memuluskan kasus pidana. Sehingga calon korban kebetulan ada keluarganya tersangkut pidana, kemudian diminta menyetorkan sejumlah uang agar dapat bebas atau hukumannya diringankan. “Memang modusnya dikirim secara acak ke banyak nomor, sehingga tak hanya di Balikpapan menerima SMS tersebut, kota lain juga sama,” ungkapnya.- [ kaltimpost.co.id ] -

Related Posts