Tentang Investasi Emas

shares |

Tentang Investasi Emas
Emas sesungguhnya adalah standar nilai uang, bukan bentuk investasi. Adapun peningkatan nilai terjadi karena pada alat tukar yg digunakan terjadi inflasi, sementara pada emas nilainya tetap. Jika hanya disimpan emas akan tetap bernilai sama, tidak bertambah atau berkurang. Menimbun emas akan membuat roda ekonomi melambat, karena sebagai standar nilai uang keberadaan emas menentukan stabilitas perekonomian.

Seperti air yg terus bergerak membentuk siklus yg memelihara kehidupan. Diam nya air akan menimbulkan penyakit, sebagaimana tubuh kita yg dihantui penyakit jika tidak rutin bergerak. Demikian harta kita yg juga harus terus bergerak, karena tempatnya bukan di bank atau utk ditimbun. Itulah kenapa koin dinar berupa bulat, agar mudah & terus menggelinding. Itulah kenapa koin tsb berupa gambar raja, apa jadinya jika si raja disembunyikan ??

Tidak ada investasi pada emas, tak ada faedah dalam upaya menimbunnya. Seperti bunyi sebuah syair "Engkau akan menjadi budak harta jika engkau menahan harta tersebut, Namun jika engkau menginfakkannya, harta tersebut barulah jadi milik mu."

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hamba berkata, “Harta-hartaku.” Bukankah hartanya itu hanyalah tiga: yang ia makan dan akan sirna, yang ia kenakan dan akan usang, yang ia beri yang sebenarnya harta yang ia kumpulkan. Harta selain itu akan sirna dan diberi pada orang-orang yang ia tinggalkan.” (HR. Muslim no. 2959)

Dari Anas bin Malik, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Yang akan mengiringi mayit (hingga ke kubur) ada tiga. Yang dua akan kembali, sedangkan yang satu akan menemaninya. Yang mengiringinya tadi adalah keluarga, harta dan amalnya. Keluarga dan hartanya akan kembali. Sedangkan yang tetap menemani hanyalah amalnya.” (HR. Bukhari no. 6514 dan Muslim no. 2960)

Related Posts