Heboh Video Dewasa Siswi SMP Negeri Bangkalan

shares |

Heboh Video Dewasa Siswi SMP Negeri Bangkalan - Peredaran video mesum menggegerkan warga Bangkalan. Sebab, perbuatan asusila dalam video mesum tersebut dilakukan seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Salak. Sementara itu, pria dalam video mesum tersebut diduga mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Bangkalan.

Mubarok, 26, salah seorang warga, menilai beredarnya video mesum itu menandakan lemahnya pengawasan dan kontrol dari pendidik. ''Kami amat menyayangkan adanya video mesum yang dilakukan siswi SMP di Bangkalan ini,'' ujarnya kemarin (18/11).

Awalnya, dia tidak percaya bahwa video tersebut dilakukan siswi SMP dari Bangkalan. Tetapi, setelah mendapatkan informasi dari beberapa warga lain, dia mulai menyadari bahwa pelaku video mesum itu memang salah seorang siswi SMP negeri di Bangkalan.

''Ini harus disikapi dan dicari pelakunya. Sebab, video itu sangat tidak pantas dilihat. Saya mendapatkan video tersebut dari teman saya,'' jelasnya. Dia berharap pihak sekolah ikut bertanggung jawab atas perilaku muridnya yang terlibat dalam video mesum itu.

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura, pelaku video mesum tersebut adalah seorang siswi SMP yang kini tinggal di salah satu desa di Kecamatan Burneh. Pria dalam video mesum itu merupakan mahasiswa di Bangkalan. Sejauh ini nama dua pelaku video mesum tersebut belum diungkap.

Sementara itu, Sekretaris Dispendik Bambang Budi Mustika yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Bangkalan Mohni menyatakan baru mendapat informasi soal peredaran video mesum tersebut. Sejauh ini dispendik belum menerima laporan resmi terkait dengan video mesum itu. ''Karena baru mendengar informasi tersebut, kami akan selidiki lewat kepala sekolah terkait,'' katanya kemarin.

Menurut Bambang, jika pelaku dalam video mesum tersebut memang terbukti salah satu siswi SMP negeri, pihaknya segera mengambil tindakan. Dia menilai perbuatan tersebut termasuk tindakan asusila. ''Kami akan mengeluarkan siswi yang terbukti melakukan tindakan asusila tersebut,'' tegasnya.(-JPNN-)

Related Posts