Tak Lagi Garang Tolak Kenaikan Harga BBM, Ini Alibi PDIP

shares |

Tak Lagi Garang Tolak Kenaikan Harga BBM, Ini Alibi PDIP
Tak Lagi Garang Tolak Kenaikan Harga BBM, Ini Alibi PDIP - Sempat galak menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kini PDIP hanya “manggut-manggut” mengamini kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bahkan, saat banyak pihak menyinggung mengenai Buku Putih Partai Banteng yang memuat penolakan kenaikkan BBM dan solusinya di era SBY, partai pendukung pemerintah ini berdalih segera merevisi buku putih mereka.

Ketua DPP PDIP Bidang Energi dan Pertambangan, Bambang Wuryanto, mengatakan partainya segera meluncurkan Buku Putih baru pada pekan ini.

"Sikap resmi PDIP akan segera diluncurkan melalui Buku Putih lagi. Sekarang sedang dicetak. Dua hari lagi selesai," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/11/2014).

Bambang menjelaskan, kebijakan kenaikkan BBM di era SBY berbeda dengan jaman Jokowi. Karenanya, saat itu PDIP mati-matian menolak kenaikkan BBM. Materi inilah, kata Bambang, yang akan dijelaskan pada Buku Putih yang akan diluncurkan nanti.

"Dulu Fraksi PDIP menolak kenaikan BBM, argumentasinya, substansi argumentasinya bisa kita patahkan melalui Buku Putih. Buku Putih mematahkan ada empat argumen waktu itu. Dan itu kita patahkan dalam buku itu jadi hari ini Fraksi PDIP sangat paham keadaannya," pungkasnya.

Related Posts