Dinkes Bontang Jalin MoU dengan BPJS Kesehatan

shares |

Dinkes Bontang Jalin MoU dengan BPJS Kesehatan
Dinkes Bontang Jalin MoU dengan BPJS Kesehatan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang, bakal melakukan migrasi atau mengubah status pemegang kartu jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan, secara bertahap. Konversi program Jamkesda ke BPJS tersebut mulai dijalankan tahun ini dan ditargetkan rampung tahun 2016 nanti.

Sekretaris Dinkes Bontang, Asdar Ibrahim, saat ditemui di kantornya, jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (7/1) mengatakan pihaknya sudah membuat nota kesepahaman/ Memorandum of Understanding (MoU) dengan BPJS Kesehatan, terkait migrasi program Jamkesda ke BJPS kesehatan. "Kami sudah membuat MoU dengan BPJS kesehatan, mulai tahun ini akan dilakukan migrasi pemegang kartu Jamkesda ke BPJS," ujar Asdar Ibrahim.

Menurut Asdar, konversi Jamkesda ke BPJS kesehatan di Bontang tidak bisa dilakukan secara serempak. Ini dikarenakan program jaminan kesehatan yang dijalankan Pemkot Bontang bersifat universal yakni berlaku untuk seluruh warga Bontang yang tidak memiliki jaminan kesehatan dari tempat perusahaan atau instansi tempatnya bekerja.(Baca juga: Besok, Sidang Putusan Kasus Ipal Anggota DPRD Bontang).

"Ini yang membedakan kita dengan daerah lain. Banyak daerah jaminan kesehatan gratis ini hanya diberikan kepada warga miskin sementara di Bontang semua warga ditanggung, makanya migrasi ke Jamkesda harus dilakukan bertahap," paparnya.

Ia mengatakan saat ini konversi Jamkesda ke BPJS Kesehatan masih dalam proses pendataan. Pada tahapan ini, Pemerintah bekerjasama dengan pihak BPJS, pro aktif menggelar sosialisasi serta mendorong agar warga yang secara ekonomi sudah mampu mengikuti program BPJS personal.

Langkah ini dilakukan untuk menekan biaya subsidi kesehatan yang jumlahnya terus membengkak setiap tahun. "Sekarang masih pendataan, kita berupaya supaya warga yang sudah mampu mengikuti BPJS personal, toh premi bulannya juga tidak terlalu besar," tuturnya.
-tribunnews-

Related Posts