Iklan ‘Pecat TKI’ Muncul di Malaysia, Ini Reaksi Indonesia

shares |

Iklan ‘Pecat TKI’ Muncul di Malaysia, Ini Reaksi Indonesia - Iklan ‘Pecat TKI’ atau ‘Fire Your Indonesian Maid now’ dirilis oleh perusaan pencipta robot pembersih Robovac Malaysia. Iklan tersebut dianggap melecehkan profesi Tenaga Kerja Indonesia. Banyak yang bereaksi terhadap iklan ini, termasuk Menteri Tenaga Kerja Hanief Dhakiri dan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Dalam iklan kontroversial tersebut, Robovac tampaknya hendak membuktikan kepada rakyat Malaysa bahwa produk mereka bisa mengerjakan ‘tugas’ membersihkan rumah lebih baik daripada pekerja rumah tangga. Jadi, daripada harus menggaji pekerja rumah tangga, lebih baik beralih kepada produk tersebut. Namun maksud ini disampaikan dengan jargon yang cukup ‘nyelekit’.

Reaksi pun bermunculan. Misalnya dari Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah. Ia menuturkan kepada CNN Indonesia, “Pembantu rumah tangga asal Indonesia dianggap sama seperti barang, seperti vacuum cleaner atau pembersih debu. Itu tak hanya merendahkan martabat bangsa Indonesia, tapi manusia secara umum.”

Sementara itu Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengaku sudah menghubungi Menaker Malaysia. Hanif menyatakan bahwa pemerintah setempat tidak bisa disalahkan akibat iklan tersebut. Pasalnya, inisiatif pembuatan iklan kembali pada perusahaan Robovac. Bahkan mungkin saja pemerintah Malaysia tidak tahu-menahu dengan peredaran iklan tersebut.

“Kalau misalnya satu kelompok masyarakat (bertindak menciptakan iklan) begitu kan tidak bisa langsung (diambil dindakan). Karena pemerintahannya juga tidak tahu, mereka harus cek dulu. Tidak bisa langsung mereka minta maaf,” katanya kepada Okezone.

Lain lagi dengan Basuki Tjahaja Purnama. Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, “Nggak boleh ngomong pecat gitu dong. Ini ‘Fire your Indonesian maid’ kurang ajar banget. Di mana ini?”

Ketika diberitahu oleh wartawan bahwa iklan itu muncul oleh sebuah perusahaan di Malaysia, Ahok menjawab bahwa kasus tersebut adalah urusan Menteri Luar Negeri. Akan halnya dirinya, tidak mau berkomentar lebih jauh.

Related Posts