Kemenangan Komjen Budi Gunawan akan Jadi Bumerang Bagi Polri

shares |

Kemenangan Komjen Budi Gunawan akan Jadi Bumerang Bagi Polri - Akademisi dari Universitas Sumatera Utara meyakini proses praperadilan yang dimenangkan Komjen Budi Gunawan terkait penetapan status tersangka oleh KPK malah akan merepotkan institusi Polri pada masa yang akan datang.

Pakar hukum pidana dari Universitas Sumatera Utara (USU) Dr Mahmud Mulyadi menyatakan kemenangan praperadilan Komjen Budi Gunawan telah meluluhlantakkan proses hukum.

"Bakal merepotkan Polri," ujarnya, dalam dialog yang diselenggarakan salah satu stasiun radio di Medan, Senin (16/2/2015).

Di satu sisi, jelasnya, putusan praperadilan tersebut tentunya menggembirakan Komjen Budi Gunawan.

Namun di sisi lain, proses hukum dan putusan yang dikeluarkan atas gugatan tersebut akan membawa efek lain bagi Polri sebagai institusi penegak hukum.

Dalam perjalanan waktu nanti, Polri akan direpotkan karena setiap pihak yang ditetapkan sebagai tersangka akan mengajukan upaya yang sama, praperadilan.

Polri diyakini akan sulit mengembangkan kasus yang ditangani dan dituntut lebih bekerja keras karena harus menyiapkan penasehat hukum guna menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan tersangka.

"Kasus hukum mulai polsek, polres, polda, hingga Mabes Polri akan dipraperadilankan. Polri akan repot dengan fenomena ini," katanya.

Putusan praperadilan tersebut juga akan merepotkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menuntaskan kasus yang disangkakan terhadap Komjen Pol Budi Gunawan.

Apalagi dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi yang menyebutkan tidak ada upaya hukum lagi terhadap putusan praperadilan.

"KPK hanya bisa melanjutkan kasus itu menemukan 'novum' alat bukti baru," ujar Mahmud.

Sebelumnya, KPK menetapkan status tersangka terhadap Komjen Budi Gunawan terkait dugaan suap dan rekening tidak wajar.

Namun Komjen Budi Gunawan mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan ternyata mengeluarkan putusan untuk menerima gugatan tersebut.

Sumber : Antara

Related Posts