Rupiah Hari Ini Bisa Terpuruk ke Rp13.000

shares |

Pergerakan nilai tukar Rupiah selama enam bulan pertama di 2015 diperkirakan akan bergerak hingga Rp13.000 per USD. Pasalnya, sentimen global masih memperburuk kondisi rupiah.

"Dolar AS terus menguat, banyak analis pasar global memperkirakan euro akan melemah terus. Pada enam bulan pertama di 2015, diperkirakan dolar AS masih akan menguat," ujar Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Fauzi Ichsan di Jakarta, Kamis (12/2/2015).

Fauzi menambahkan, dari dalam negeri Rupiah juga masih dibayang-bayangi adanya defisit transaksi neraca berjalan dalam negeri. Akibatnya, Rupiah pun mengalami depresiasi.

"Tetapi rupiah masih akan kembali berpotensi sedikit menguat ke arah Rp12.500 pada semester kedua. Berdampak pula pada defisit neraca berjalan dalam negeri yang sedikit membaik," imbuhnya.

Menurutnya, pada semester kedua tahun ini paling Rupiah mulai sedikit stabil pada kisaran Rp12.400-Rp12.500 per USD. "Yen juga diperkirakan akan melemah sekira 125-130 per USD," kata dia.

"Sepertinya enam sampai sembilan bulan ke depan pasar valas dan global masih akan dipengaruhi sentimen penguatan dolar AS," pungkasnya.

Related Posts