4 Kilang Badak LNG Nganggur

shares |

4 Kilang Badak LNG Nganggur - Kapasitas produksi Badak LNG selama 4-5 tahun terakhir menurun drastis. Pasalnya, dari total 8 train/ kilang pengolahan LNG yang dimiliki Badak LNG, hanya 4 diantaranya beroperasi. Sisanya 4 train tinggal menganggur lantaran pasokan gas dari lapangan migas Blok Mahakam ikut menurun.

“Kami punya 8 train dengan kapasitas produksi 22,5 juta ton per tahun, tapi sekarang hanya 4 yang beroperasi karena pasokan gas menurun,” ujar Director and COO Badak LNG, Yhenda Permana, saat menjamu wartawan Bontang pada acara Press Visit 2015, di kantor utama Badak LNG.

Menurut Yhenda, saat ini pasokan gas alam yang diolah oleh Badak LNG berasal dari blok mahakam dengan komposisi 81 persen dari Total Indonesie, 16 persen dari Chevron dan 3 persen dari Vico. Penurunan lifting migas di Blok Mahakam selama beberapa tahun terakhir secara otomatis juga mempengaruhi produksi LNG Badak. “Sekarang ini kami hanya menjalankan setengah dari total kapasitas produksi,” katanya.

Meski demikian, Yhenda menolak berspekulasi terkait kemungkinan ditutupnya operasional kilang Badak LNG pasca Migas. Menurutnya, Badak LNG hanya ditunjuk sebagai operator pengolahan kilang oleh PT Pertamina sebagai pemilik saham mayoritas Badak LNG.

“Walau pun saya tahu tetap saya tidak bisa jawab. Karena itu bukan domain kami. Ibarat koki, Badak LNG hanya menerima pesanan. Semua tergantung pesanan dari pemilik,” bebernya. Lebih lanjut, Yhenda membeberkan komposisi saham Badak LNG, terdiri dari PT Pertamina Tbk 55 persen, Vico 20 persen, Jilco 15 persen dan Total Indonesie 10 persen (jm16 - klikbontang.com)

Related Posts