Kamis, 30 April 2015

Pengangguran di Bontang Tertinggi Se-Kaltim

Dari data 2011–2013, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Bontang selalu paling tinggi. Namun, jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Samarinda atau Balikpapan, maka sebenarnya jumlah tersebut terbilang wajar. Apalagi, persentase dari tahun ke tahunnya selalu menurun.

Hal itu diungkapkan Nizarudin, Kasi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS) Bontang. Dia mengatakan persentase itu masih merupakan hal yang wajar kalau dibandingkan dengan data jumlah penduduk di kota lain di Kaltim.

“Paling tinggi persentasenya karena memang sedikit jumlah penduduknya. Setiap tahunnya pun ada penurunan persentase,” jelasnya, kemarin (29/4).

Bahkan pada 2014, persentasenya kian mengecil. Yang jelas data tersebut bisa dipengaruhi dengan banyaknya jumlah pendatang yang berniat mencari kerja di Bontang. “Sebenarnya masih wajar. Khususnya jika dilihat dari usia pekerja yakni 15 tahun ke atas. Ada yang masih sekolah dan menjadi ibu rumah tangga. Kecuali data yang terdapat dari pencari pekerja atau yang membuat kartu kuning di Disosnaker,” bebernya.

Sementara itu, Sri Winarni, Kabid Penempatan Tenaga Kerja, melalui Siti Mutoharoh, Staf Pengantar Kerja, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Bontang mengatakan, dari Januari hingga Februari 2015, jumlah pencari kerja yang terdaftar ada 664 orang. Sementara pada 2014, terdapat 7.926 orang pencari kerja, dan hanya ada 1.787 yang diterima bekerja.

“Kami memberikan beberapa pelatihan agar, agar para pencari kerja tidak hanya terfokus pada pekerjaan di perusahaan. Dengan pelatihan, diharapkan mereka memiliki keinginan berwirausaha,” terangnya.

Berdasarkan data BPS, dijelaskan Siti, jumlah penduduk Bontang pada 2014 mencapai 159.614 jiwa. Kemudian pada Februari 2015, berjumlah 163.651 jiwa. “Sebenarnya ada lowongan untuk menjadi guru, tetapi banyak yang kurang berminat. Kebanyakan menunggu lowongan di perusahaan yang dianggap memiliki gaji lebih besar,” tambah Siti. (*/mga/kpnn/ica/k8/kaltimpost.co.id)

Previous
Next Post »

Post Comment

 
loading...