Minggu, 27 November 2016

Letjen TNI (Purn) Suryo Prabowo Tengarai TERORISME Dijadikan Pengalihan Isu Kasus Ahok


[portalpiyungan.info] Mantan Kepala Staf Umum TNI, Letjen TNI (Purn) Johannes Suryo Prabowo menyoroti berita kasus Terorisme yang "kembali" mencuat di tengah penanganan kasus Penistaan Agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

9 Teroris yang Menyusup Aksi 411 Ditangkap, Ini Peran Masing-masing

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sembilan teroris kelompok Abu Nusaibah berhasil diamankan oleh Densus 88 beberapa waktu lalu di Jakarta dan Bekasi.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen (Pol) Boy Rafli Amar mengatakan, awalnya yang ditangkap ada tujuh lalu berkembang menjadi sembilan orang?.

"Mereka ini terdeteksi pemuda yang membaiat langsung ke pimpinan ISIS. Selain itu mereka juga bertekat memberikan dukungan bantuan bagi WNI yang hendak gabung ISIS ke Suriah," katanya, Sabtu (26/11/2016) di Mabes Polri.

Diungkapkan Boy Rafli Amar, kelompok ini juga terbukti mendompleng dan menyusup di aksi damai 4 November lalu.

Dimana mereka berencana melakukan pemufakatan jahat untuk melakukan kegiatan teror.

"Jadi omongan Kapolri yang bilang aksi 4 November disusupi kelompok radikal itu benar. Buktinya dilakukan penangkapan pada 9 orang ini," ucap Boy Rafli Amar.

Lebih lanjut, jenderal bintang dua itu juga membeberkan peran dari sembilan teroris tersebut.

Link: http://m.tribunnews.com/nasional/2016/11/26/9-teroris-yang-menyusup-aksi-411-ditangkap-ini-peran-masing-masing

Menurut Letjen Suryo Prabowo hal ini hanya bentuk pengalihan isu.

"PENGALIHAN ISU .....
agar masyarakat bisa melupakan proses penanganan kasus #ahok," kata mantan Pangdam Jaya/Jayakarta ini melalui akun facebooknya, Senin (28/11).

Lebih lanjut Suryo Prabowo mengatakan:

"Koq jadi semakin mbingungi ya?
Buat "cerita" tentang pungli gagal, .....
Ganti ke Bom Samarinda, gagal.
Ganti ke isu makar, gagal juga.

Lalu dimainkan isu teroris

Sudah lah, tahan #ahok dan percepat saja proses hukumnya. Jakarta gak bakalan rugi."


Previous
Next Post »

Post Comment

 
loading...