Selasa, 13 Desember 2016

Terkait Sidang Ahok, Media Asing Soroti Soal Demokrasi; Lalu Aksi Anti Islam di Eropa dan Amerika Itu apa?


MEDIA NKRI INFO -Pada sidang perdana kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, ternyata tak luput dari sorotan media asing luar negeri, dan kebanyakan sudah menggiring opini dengan mengatakan sidang Ahok ini adalah sebuah kemunduran atasnama demokrasi dan plurarisme
Kembali lagi teknik standar ganda diberlakukan apabila dikaitkan dengan kasus yang menyudutkan Islam, Media asing membuat framing terkait penegakkan hukum dengan bingkai atasnama demokrasi, HAM, dan Plurarisme
Sikap yang ditunjukkan oleh media asing luar negeri ini, seolah memberikan bukti tentang sikap ambigu yang sengaja diciptakan dan tidak berkaca kepada sikap aksi anti Islam di luar negeri seperti yang saat ini terjadi di Australia
Media asing di luar negeri sering bersikap standar ganda, dengan menutupi semua berita terkait nasib umat Islam (Pengusiran, pembunuhaan bahkan genoside) disemua belahan dunia, namun langsung melakukan framing apabila ada berita terkait hal hal berbau Islamis
Dengan jualan fundamentalis, Islam radikal, Demokrasi, HAM dan Pluralisme
Pantas lah, persidangan penistaan agama yang dilakukan Ahok, dijadikan agenda untuk membungkam suara kaum Islamis di negera ini, dengan kalimat kemunduran sementara faktanya adalah kasus penistaan agama yang menjadikan Ahok sebagai tersangka adalah murni kasus hukum yaitu dengan dikenakan dua Pasal alternatif yakni Pasal 156 huruf a KUHP atau Pasal 156 KUHP artinya hal ini tidak terkait politik dan urusan pilgub
Namun, itulah gunanya sebuah media bagi propaganda agenda dan kepentingan, dapat mengalihakn status hukum dengan pemutarbalikkan posisi dari pelaku akhirnya diubah menjadi seolah korban dengan atasnama demokrasi, HAM dan plurarisme

Previous
Next Post »

Post Comment

 
loading...