Minggu, 19 Februari 2017

Penipuan Catut Nama Dinas dan Perusahaan Mulai Marak di Bontang

Penipuan Catut Nama Dinas dan Perusahaan Mulai Marak di Bontang
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Masyakarat Kota Bontang, Abdu Safa Muha

Modus penipuan dengan mencatut nama perusahaan atau lembaga pemerintahan kian marak terjadi di Kota Bontang. Kali ini yang menjadi korbannya adalah Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Masyakarat Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Tipu daya yang digunakan oknum tak bertanggung jawab mengatasnamakan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) pimpinan Abdu Safa Muha itu. Kepada korban,oknum tersebut menjanjikan program rehabilitasi rumah tidak laik huni dengan membayar uang setoran sebesar Rp350 ribu sebagai kesediaan korban untuk rumahnya direhab.

“Akhir-akhir ini banyak model penipuan dengan mengatasnamakan Dinas sosial, pemberdayaan perempuan tentang rehabilitasi rumah tidak laik huni. Saya tegaskan kepada semua masyarakat Bontang, apapun itu modelnya yang namanya sudah minta uang tidak benar kami tidak pernah melakukan hal demikian kecuali sudah koordinasi dengan kelurahan,” beber Abdu Safa Muha Kepada klikbontang (KlikGroup).

Safa menyebut, hari ini ia baru mendapat 3 laporan terkait penipuan yang dilakukan oknum yang mengaku sebagai pegawai di tempatnya. Lokasinya yakni dua laporan di Kecamatan Bontang Selatan dan satu di Bontang Utara, parahnya Direktur PT KDM yang langsung melapor kepadanya.

“Pak Tedy Nawardin tadi hubungi saya, makanya langsung saya jelaskan. OPD kami tidak ada program seperti itu untuk saat ini. Kalaupun ada pasti kami koordinasi dengan kelurahan. Ini orang mau mungkin merusak hubungan baik saya dengan Pak Tedy, melalui Klikbontang ini saya harapkan dapat disebarluaskan informasi ini agara masyarakat lebih waspada,” bebernya.

Untuk mengantisipasi agar hal serupa tak terjadi, ia akan menyurat kepada Kelurahan se-Bontang agar informasi tersebut tersebut tersebar ke ketua RT setempat. (*)
Sumber : Klik Berau

Previous
Next Post »

Post Comment

 
loading...